Tampilkan postingan dengan label power point 2010. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label power point 2010. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Januari 2012

Menguak Kedahsyatan Aplikasi Visual Basic (VBA) pada Powerpoint

Kita pasti pernah mendengar mengenai Microsoft Visual Basic 6.0. Benar... Microsoft Visual Basic 6.0 merupakan software untuk membuat program di komputer berbasis windows. Seperti kita ketahui Visual Basic 6.0 memakai bahasa pemrograman BASIC (Beginner All-Purpose Symbolic Instruction Code) yang merupakan salah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi yang sederhana dan mudah untuk dipelajari. Dengan visual Basic 6.0 kita bisa menciptakan suatu program denan beberapa keunggulan, di antaranya adalah mudah mudah digunakan dan mudah dikembangkan akan tetapi tidak mengurangi kualitas dan keindahan desain programnya.
Bagi kita yang ingin memanfaatkan Visual Basic ini tidak harus memiliki software Microsoft Visual Basic 6.0 atau versi lainnya. Karena aplikasi Visual Basic ini sudah ada di Micrsoft Office 2007 maupun Microsoft Office 2010. Salah satunya di Microsoft Office Powerpoint, di mana berbagai kontrol aplikasi Visual Basic bisa kita lihat di menu developer.
Secara default maka menu developer tidak langsung Nampak di deretan toolbar menu Microsoft Office Powerpoint. Untuk memunculkannya adalah dengan mengklik logo office button kemudian pilih Powerpoint Option dan beri tanda check list/centhang pada pada opsi Show Developer tab in Ribbon. Kemudia kita klik OK. Maka menu developer akan muncul.
Aplikasi Visual Basic (VBA) untuk Microsoft Office Powerpoint selama ini banyak digunakan untuk membuat soal evaluasi, di mana nilai siswa akan muncul otomatis ketika selesai mengerjakan soal. Ternyata, masih banyak sekali kedahsyatan Aplikasi Visual Basic (VBA) untuk Microsoft Office Powerpoint yang masih belum tersentuh. Di antaranya dengan VBA kita bisa membuat berbagai simulasi menarik. Simulasi untuk matematika dan fisika di antaranya :
1. Program Simulasi Luas dan Keliling Persegi Panjang
2. Program Simulasi Konversi Suhu
3. Program Simulasi Kecepatan, Jarak, dan Waktu
4. Program Simulasi Massa Jenis, Massa, dan Volume
5. dan sebagainya.



Wah, Powerpoint benar-benar dahsyat bukan..... Jadi tunggu apa lagi? Ayo belajar lebih dalam mengenai Aplikasi Visual Basic (VBA) untuk Microsoft Office Powerpoint ini. Untuk mempelajarinya lebih dalam sebaiknya mulai dari pengenalan VBA, kemudian memahami toolbox Visual Basic pada Powerpoint , dilanjutkan mendalami mengenai berbagai variabel dalam pemrograman, jenis-jenis data, baru kemudian mencoba membuat aplikasi pemrograman menggunakan VBA pada Powerpoint. Dari kedahsyatan inilah saya mencoba menguak lebih dalam mengenai VBA pada Powerpoint, karena saya yakin apa yang saya sebutkan di atas barulah sebagian kecil kedahsyatan pemanfaatan VBA pada Powerpoint. Jadi...yuk kita bongkar kedahsyatan-kedahsyatan lainnya !
BACA SELENGKAPNYA »

Senin, 10 Oktober 2011

MEMBUAT TAMPILAN GLASSY DENGAN POWERPOINT 2010

Kalau saya membuat media, misal presentasi  yang akan saya pakai untuk mengajar,  saya sangat memperhatikan tampilan dari media yang saya buat itu. Ya...prinsipnya kan kesan pertama begitu menggoda... gitu loh.
Sebelumnya saya mungkin termasuk pecinta berat PowerPoint 2003, simple dan gampang digunakan.  Cuma kalau saya ingin tampilan presentasi yang saya buat kelihatan bagus, saya perlu bantuan aplikasi pengolah gambar, biasanya saya pakai PhotoImpact.
Kehadiran PowerPoint 2007 ternyata nggak mengusik kecintaan saya pada PP 2003 ... kesan pertama terhadap PP 2007 itu rasane riweh, tampilan ribbon  yang membingungkan, dan hasilnya yang tak begitu jauh berbeda dengan PP 2003.
Sampai akhirnya saya ketemu dengan PP 2010. Wow...luar biasa... . Banyak fitur-fitur baru yang tidak mungkin saya dapatkan di PP 2003. Ambil contoh fitur insert video dan audio yang langsung di-embedd  . Dengan PP 2010, tak akan pernah terjadi kasus seperti menayangkan presentasi di Semarang tetapi suara background ketinggalan di komputer rumah . Karena PP 2010 akan langsung menempelkan video dan audio pada presentasi yang kita buat. 
Bagusnya lagi, fitur desain grafis di PP 2010 sudah sedemikian maju, sehingga saya tak perlu lagi aplikasi pengolah gambar untuk mempercantik presentasi yang saya buat.
Pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba berbagi  bagaimana cara membuat tampilan glassy , maksudnya tampilan obyek yang menyerupai gelas ( mengkilap mode on ).

Contoh :




Ambil contoh antarmuka di bawah ini, tampilan media di bawah saya buat sepenuhnya dengan PP 2010, lumayan kan hasilnya ?



Nah, bagaimana cara membuat efek  glassy ?
Oke mari kita mulai ... , misal efek ini akan kita terapkan pada sebuah tombol.

Langkah pertama :
Buat sebuah bentuk rounded rectangle, melalui menu insert – shapes.
Pada slide kita peroleh bentuk berikut :

Langkah kedua :
Ubah warna dari bentuk kotak tersebut, melalui menu format – shape fill, agar efek glassy terlihat jelas, sangat disarankan Anda memilih warna yang cenderung gelap. Ambil contoh warna ungu gelap. Jangan lupa ubah pula warna outline ( garis tepi ) kotak.

 
Langkah ketiga :
Salin ( copy ) kotak tersebut, kemudian tempel ( paste ), sehingga kita peroleh dua buah kotak yang berdampingan.


Langkah keempat :
Kotak yang terletak di sebelah bawah diberi teks, dengan cara klik kiri  kotak tersebut, kemudian klik kanan, pilih edit text. Misal kotak tersebut akan kita buat menjadi tombol “Latihan Soal”.




Langkah kelima :
Pilih kedua kotak, ratakan posisinya, melalui menu format – align – align center.
Setelah kedua kotak rata tengah secara horizontal, ulangi lagi menu format – align – align middle, agar kedua kotak rata secara vertikal dan akan kelihatan bertumpuk.




 
Langkah keenam :
Ubah isian warna untuk kotak yang terletak di atas dengan warna putih.

Langkah ketujuh :
Buang garis tepi ( outline ) kotak  yang terletak di atas. Kotak ini yang nantinya akan kita ubah sehingga kelihatan seperti gelas.


 
Langkah kedelapan :
Kotak putih dalam keadaan terpilih, tekan menu format – edit shape – edit points.
Sekarang kotak putih akan memiliki tepian berwarna merah, ini tanda bahwa titik-titik pada tepian kotak tersebut siap di-edit.



Langkah kedelapan :
Silahkan di-edit  kotak tersebut sehingga diperoleh bentuk sebagai berikut :

Langkah kesepuluh :
Ubah warna kotak menjadi gradien putih, melalui menu format – shape fill – gradient.



Langkah kesebelas :
Klik kanan pada kotak putih, pilih format shape.


 
Langkah keduabelas :
Atur transparansi kotak. Untuk transparansi pertama, beri nilai 70%.  Transparansi kedua beri nilai 60%, dan transparansi ketiga beri nilai 50%.


Nah...sekarang tombol kita yang mengkilap sudah siap digunakan.



 
Sampai jumpa dan semoga bermanfaat.
BACA SELENGKAPNYA »

Artikel Favorit