Tampilkan postingan dengan label penelitian tindakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penelitian tindakan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Juni 2012

Hubungan Penelitian dengan Penelitian Tindakan

Mengingat luasnya cakupan kerja, penelitian dikelompokan dan diberi “nama yang spesifik”. Misalnya, penelitian deskriprif dan penelitian eksperimental, dan ada pula yang dinamakan penelitian tindakan (action research). Penelitian tindakan ditandai adanya penerapan suatu tindakan pada suatu proses kegiatan tertentu. Tindakan yang diterapkan tersebut, merupakan tindakan yang “baru” yang diyakini lebih baik dalam meningkatkan mutu proses maupun hasil kerja dari tindakan “lama” yang telah biasa dilakukan. penelitian tindakan

Sambil menerapkan (melakukan eksperimen) terhadap tindakan “barunya”, peneliti mengamati proses tindakan itu (yang dilakukan dengan secara teliti dengan mendiskripsikan proses kegiatan yang terjadi). Dengan demikian, ada pula yang menyatakan penelitian tindakan sebagai tindak lanjut dari penelitian eksperimen maupun penelitian deskriptif.

Ada pula yang menyatakan bahwa penelitian tindakan merupakan penelitian eksperimen dengan ciri yang khusus. Jika dalam penelitian eksperimen peneliti ingin mengetahui akibat dari suatu perlakuan (treatment, tindakan, atau “sesuatu” yang dilakukan), maka pada

penelitian tindakan, peneliti mencermati kajiannya pada proses dan akibat dari tindakan yang dibuatnya. Berdasar hasil pencermatan itulah, kemudian dilakukan tindakan lanjutan yang merupakan perbaikan dari tindakan pertama (disebut sebagai siklus), untuk dapat memperoleh informasi yang mantap tentang dampak tindakan yang dibuatnya.

BACA SELENGKAPNYA »

Rabu, 23 Mei 2012

Tujuan Penelitian Tindakan Sekolah

Saat ini, penelitian tindakan banyak dilakukan baik oleh guru maupun pengawas. Bila dilakukan guru umum disebut sebagai Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sedangkan bila dilakukan oleh pengawas sekolah, disebut sebagai Penelitian Tindakan Sekolah atau disingkat dengan sebutan PTS.

Tujuan Penelitian Tindakan Sekolah

Tujuan utama Penelitian Tindakan Sekolah adalah untuk memecahkan permasalahan nyata yang terjadi di dalam sekolah-sekolah yang berada dalam binaan pengawas sekolah. Kegiatan penelitian ini tidak saja bertujuan untuk memecahkan masalah, tetapi sekaligus mencari penelitian tindakan sekolah

jawaban ilmiah mengapa hal tersebut dapat dipecahkan dengan tindakan yang dilakukan.

Secara lebih rinci, tujuan Penelitian Tindakan Sekolah antara lain :

  1. Meningkatkan mutu isi, masukan, proses, dan hasil pendidikan,
    manajemen dan pembelajaran, termasuk mutu guru, kepala
    sekolah, khususnya yang berkaitan dengan tugas profesional
    kepengawasan, di sekolah-sekolah yang menjadi binaannya.
  2. Meningkatkan kemampuan dan sikap profesional sebagai
    pengawas sekolah.
  3. Menumbuhkembangkan budaya akademik di lingkungan sekolah
    sehingga tercipta sikap proaktif di dalam melakukan perbaikan
    mutu pendidikan.

Ciri khusus dari Penelitian Tindakan Sekolah adalah adanya tindakan (acti-on) yang nyata. Tindakan itu dilakukan pada situasi alami (pada keadaan yang sebenarnya) dan ditujukan untuk memecahkan permasalahan-permasalahan prak-tis dalam peningkatan mutu proses dan hasil kepengawasan.

Selain itu, karena penelitian tindakan sekolah berkenaan dengan kegiatan nyata di sekolah-sekolah, maka perlu memperhatikan etika, antara lain:

  1. Tidak boleh mengganggu proses pembelajaran dan tugas mengajar
    guru, maupun kegiatan pendidikan yang berjalan di sekolah.
  2. Jangan terlalu banyak menyita waktu (dalam pengambilan data,
    dll.).
  3. Masalah yang dikaji harus merupakan masalah yang benar-benar
    ada dan dihadapi oleh pengawas sekolah.
  4. Dilaksanakan dengan selalu memegang etika kerja (minta ijin,
    membuat laporan, dll.).
BACA SELENGKAPNYA »

Artikel Favorit