Selasa, 21 Juni 2016

MATERI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN KURIKULUM 2013

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR

SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH/ SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN

(SMA/MA/SMK/MAK)

MATA PELAJARAN

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN

(PPKn)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

JAKARTA, 2016

KELAS: X

Kompetensi Sikap Spiritual, Kompetensi Sikap Sosial, Kompetensi Pengetahuan, dan Kompetensi Keterampilan secara keseluruhan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:

KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL)

KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL)

1. menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

2. menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

KOMPETENSI DASAR

KOMPETENSI DASAR

1.1 mensyukuri nilai-nilai Pancasia dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan Negara sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa

2.1 mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik penyelenggaraan pemerintah negara

1.2 menghayati nilai-nilai konstitusional ketentuan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang mengatur tentang wilayah negara, warga negara dan penduduk, agama dan kepercayaan, pertahanan dan keamanan secara adil

2.2 mendukung nilai-nilai yang terkandung dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang mengatur tentang wilayah negara, warga negara dan penduduk, agama dan kepercayaan, pertahanan dan keamanan

1.3 menghargai nilai-nilai terkait fungsi lembaga-lembaga negara menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 secara adil

2.3 mendukung perilaku peduli terhadap nilai-nilai terkait fungsi lembaga-lembaga Negara menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

1.4 menghayati nilai-nilai tentang hubungan struktural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 secara adil

2.4 menghargai nilai-nilai tentang hubungan struktural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

1.5 mensyukuri nilai-nilai yang membentuk komitmen integrasi nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

2.5 mendukung nilai-nilai yang membentuk komitmen integrasi nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

1.6 mensyukuri nilai-nilai yang membentuk kesadaran ancaman terhadap negara dan upaya penyelesaiannya di bidang Ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

2.6 meyakini nilai-nilai ketahanan terkait ancaman terhadap negara dan upaya penyelesaiannya dibidang Ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

1.7 menghayati nilai-nilai pentingnya wawasan nusantara dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia secara adil

2.7 mengembangkan nilai-nilai tentang pentingnya wawasan nusantara dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia

1.8 menghayati nilai-nilai tentang hubungan konstitusi dengan dasar negara

2.8 mengamalkan perilaku yang terkandung dalam hubungan konstitusi dengan dasar negara

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

4. mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

KOMPETENSI DASAR

KOMPETENSI DASAR

3.1 menganalisis nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik penyelenggaraan pemerintahan Negara

4.1 mewujudkan keputusan bersama sesuai nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik penyelenggaraan pemerintahan Negara

3.2 mengkatagorikan Ketentuan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang mengatur tentang wilayah negara, warga negara dan penduduk, agama dan kepercayaan, serta pertahanan dan keamanan

4.2 menyaji hasil analisis tentang kategori ketentuan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang mengatur wilayah negara, warga negara dan penduduk, agama dan kepercayaan, serta pertahanan dan keamanan

3.3 mensintesis kewenangan lembaga-lembaga Negara menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

4.3 mendemontrasikan hasil analisis tentang kewenangan lembaga-lembaga Negara menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

3.4 mengkreasikan hubungan struktural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

4.4 menyaji hasil penalaran tentang hubungan struktural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

3.5 menganalisis faktor-faktor pembentuk integrasi nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

4.5 mendemonstrasikan (mempresentasikan hasil analisis tentang) faktor-faktor pembentuk integrasi nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

3.6 memprediksi indikator ancaman terhadap negara dan upaya penyelesaiannya di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

4.6 menyaji hasil analisis tentang ancaman terhadap negara dan upaya penyelesaiannya di bidang Ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan

3.7 mengkarakteristikkan arti pentingnya Wawasan Nusantara dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia

4.7 mewujudkan keputusan bersama terkait arti pentingnya Wawasan Nusantara dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia

3.8 menganalisis hubungan konstitusi dan dasar negara

4.8 menyaji hasil analisis tentang hubungan konstitusi dan dasar negara


KELAS: XI

Kompetensi Sikap Spiritual, Kompetensi Sikap Sosial, Kompetensi Pengetahuan, dan Kompetensi Keterampilan secara keseluruhan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:

KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL)

KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL)

1. menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

2. menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

KOMPETENSI DASAR

KOMPETENSI DASAR

1.1 menghayati nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME dalam menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran hak dan kewajiban asasi manusia berdasarkan perspektif Pancasila untuk mewujudkan harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara

2.1 menghargai nilai-nilai praksis dalam kasus-kasus pelanggaran hak dan kewajiban asasi manusia berdasarkan perspektif Pancasila untuk mewujudkan harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara

1.2 menghargai nilai-nilai pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam berdemokrasi Pancasila sesuai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

2.2 mengembangkan nilai-nilai praksis demokrasi Pancasila sesuai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

1.3 mensyukuri nilai-nilai dalam sistem hukum dan peradilan di Indonesia secara adil sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

2.3 menanamkan nilai-nilai instrumental dalam sistem hukum dan peradilan di Indonesia sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

1.4 menghayati nilai-nilai dengan penuh rasa syukur atas peran Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

2.4 menata nilai–nilai praksis dalam dinamika peran Indonesia dalam perdamaian dunia sesuai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

1.5 mensyukuri nilai-nilai yang membentuk kesadaran akan ancaman terhadap negara dalam bidang Ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan dan strategi mengatasinya dalam membangun integrasi nasional berdasarkan asas BhinnekaTunggal Ika

2.5 mempertahankan nilai-nilai praksis yang membentuk kesadaran akan ancaman terhadap negara dibidang Ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan dan strategi mengatasinya dalam membangun integrasi nasional berdasarkan asas Bhinneka Tunggal Ika

1.6 menghayati nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia secara adil

2.6 mewujudkan nilai-nilai praksis persatuan dan kesatuan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia

1.7 menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam macam-macam budaya politik yang berkembang di Indonesia

2.7 mengembangkan perilaku positif yang sesuai dengan budaya politik masyarakat indonesia

1.8 menghayati nilai-nilai positif dari hubungan internasional yang dilakukan oleh negara Indonesia

2.8 mengembangkan perilaku positif dari hubungan internasional yang dilakukan oleh negara Indonesia

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

4. mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan



KOMPETENSI DASAR

KOMPETENSI DASAR

3.1 menganalisis kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia dalam perspektif Pancasila untuk mewujudkan harmoni hak dan kewajiban asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

4.1 menyaji hasil analisis tentang kasus-kasus pelanggaranhak asasi manusia dalam perspektif Pancasila untuk mewujudkan harmoni hak dan kewajiban asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

3.2 mengkreasikan sistem dan dinamika demokrasi Pancasila sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

4.2 mendemonstrasikan hasil analisis tentang sistem dan dinamika demokrasi Pancasila sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

3.3 memproyeksikan sistem hukum dan peradilan di Indonesia sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

4.3 menyaji hasil penalaran tentang sistem hukum dan peradilan di Indonesia sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

3.4 menganalisis dinamika peran Indonesia dalam perdamaian dunia sesuai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

4.4 mengkreasikan dinamika peran Indonesia dalam perdamaian dunia sesuai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

3.5 memprediksi kasus-kasus ancaman terhadap Ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

4.5 mendemonstrasikan hasil analisis penyelesaian kasus-kasus ancaman terhadap Ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan dalam bingkai BhinnekaTunggal Ika

3.6 merasionalkan faktor pendorong dan penghambat persatuan dan kesatuan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia

4.6 menyaji hasil analisis tentang faktor pedorong dan penghambat persatuan dan kesatuan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia

3.7 menganalisis macam-macam budaya politik yang berkembang di Indonesia

4.7 menyaji hasil analisi tentang macam-macam budaya politik yang berkembang di Indonesia

3.8 mengevaluasi peran Indonesia dalam hubungan internasional

4.8 menyaji hasil evaluasi tentang peran Indonesia dalam hubungan internasional


KELAS: XII

Kompetensi Sikap Spiritual, Kompetensi Sikap Sosial, Kompetensi Pengetahuan, dan Kompetensi Keterampilan secara keseluruhan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:

KOMPETENSI INTI 1(SIKAP SPIRITUAL)

KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL)

1. menghayati dan mengamalkan ajaranagama yang dianutnya

2. menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

KOMPETENSI DASAR

KOMPETENSI DASAR

1.1 menghayati nilai-nilai keadilan dalam mengatasi pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara sebagai pengamalan ajaran agama yang dianutnya

2.1 menghargai nilai-nilai yang melekat dalam pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara sesuai dengan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

1.2 mensyukuri nilai-nilai yang menunjukkan perilaku orang beriman dalam praksis pelindungan dan penegakan hukum dalam masyarakat untuk menjamin keadilan dan kedamaian

2.2 mendukung nilai-nilai praksis pelindungan dan penegakan hukum dalam masyarakat untuk menjamin keadilan dan kedamaian

1.3 meyakini nilai-nilai terkait pengaruh positif dan negatif kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi dengan senantiasa berlindung kepada Tuhan Yang Maha Esa

2.3 membedakan nilai-nilai positif dan negatif kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

1.4 mengembangkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa dengan jujur di masa yang akan datang sebagai upaya dalam menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia

2.4 mempertahankan nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa dimasa yang akan datang sebagai upaya dalam menjaga dan mempertahanakan negara kesatuan Republik Indonesia

1.5 meyakini nilai-nilai yang sesuai dengan peran Pancasila sebagai ideology terbuka

2.5 mengembangkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai positif yang sesuai dengan peran Pancasila sebagai ideology terbuka

1.6 meyakini nilai-nilai positif dari sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia

2.6 mengembangkan perilaku yang sesuai nilai-nilai positif dari sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

4. mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

KOMPETENSI DASAR

KOMPETENSI DASAR

3.1 menganalisis nilai-nilai Pancasila terkait dengan kasus-kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

4.1 menyaji hasil analisis tentang nilai-nilai Pancasila terkait dengan kasus-kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

3.2 menganalisis peran Pancasila sebagai ideology terbuka

4.2 menyaji hasil analisis tentang peran Pancasila sebagai ideology terbuka

3..3 memprediksi praksis (kehidupan nyata) pelindungan dan penegakan hukum dalam masyarakat untuk menjamin keadilan dan kedamaian

4.3 menalar hasil evaluasi praksis (kehidupan nyata) perlindungan dan penegakan hukum dalam masyarakat untuk menjamin keadilan dan kedamaian

3.4 mengevaluasi sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia

4.4 menyaji hasil evaluasi tentang sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia

3.5 mengkontraskan pengaruh positif dan negatif kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap negara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

4.5 menyaji hasil evaluasi tentang pengaruh positif dan negatif kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap negara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

3.6 mengevaluasi dinamika persatuan dan kesatuan bangsa sebagai upaya menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia

4.6 mendemonstrasikan hasil evaluasi dinamika persatuan dan kesatuan bangsa sebagai upaya menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Pada dasarnya kami menyepakati KD mapel PPKn SMA yang telah disusun, namun ada beberapa alasan perlunya Penambahan materi/KD untuk PPKn SMK, yaitu:

1. Materi Penataan Ulang Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan pada bagian pengelompokan KD dalam mata pelajaran mensyaratkan bahwa setiap pasang KD minimal diajarkan dalam 1 x pertemuan maksimal 4 x pertemuan, maka jumlah pasangan KD dalam 1 tahun antara 9 – 18. Namun demikian penambahan ini pun tidak maksimal seperti yang ditentukan yaitu antara 9 – 18 KD. Penambahan KD kami sesuaikan dengan pentingnya materi tersebut dan alokasi waktu di SMK yang berbeda dengan SMA, karena adanya kegiatan Prakerin dan Uji Kompetensi Keahlian. Oleh karena itu kami menambahkan KD pada setiap tingkat yaitu Kelas X dari 7 KD menjadi 8 KD, Kelas XI 6 KD menjadi 8 KD, dan kelas XII 4 KD menjadi 6KD.

2. Penambahan materi Konstitusi, Pancasila, Budaya Politik, Hubungan internasional dan Sistem Pemerintahan didasari oleh pertimbangan bahewa materi-materi tersebut dipandang sangat penting untuk mendasari pengetahuan peserta didik dalam memahami materi-materi yang lain, sekaligus sebagai upaya peningkatan kompetensi peserta didik untuk menjadi warga Negara yang baik dan bertanggungjawab.

3. Perubahan kata kerja KD pad KI 4 yang dilakukan didasarkan pada kesesuaian dengan kata kerja KD pada KI 3 dan demi kejelasan maksud. Misalnya pada kelas X KD 4.2 ditambahkan kata kategori karena KD 3.2 mengkategorikan, KD 4.5 mendemonstrasikan diajukan perubahan menjadi mempresentasikan hasil analisis tentang karena KD 3.5 menganalisis.

Disusun oleh :

1. Sri Winarsih SMK N 2 Godean Sleman DIY (081327502629)

2. Maulidijana Isneniwaty SMK N 5 Surabaya (081615469189)

BACA SELENGKAPNYA »

MATERI SEJARAH INDONESIA KURIKULUM 213

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR

UNTUK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

DAN MADRASAH ALIYAH KEJURUAN ( SMK/MAK )

MATA PELAJARAN

SEJARAH INDONESIA

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

JAKARTA, 2016


ANALISIS DRAFT KI/KD

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR

SEJARAH INDONESIA SMK/MAK

Analisis ini bertolak dari mainframe bahwa Pelajaran Sejarah Indonesia di SMK memiliki,

Sasaran utama : Penanaman nilai-nialai kejuangan, pemahaman sejarah perjuangan bangsa, dan kemampuan mewujudkan karakter pribadi yang cinta bangsa dan Negara. Tidak terpaku pada pembelajaran episode kesejarahan.

Dari sini, kami mencoba memetakan sbb :

SMT

K D

LINGKUP MATERI

ALOKASI WAKTU

1

6 (2,4)

- Prinsip-Prinsip Dasar Sejarah

- Masa Kejayaan Masyarakat Nusantara

18

2

6 (2,4)

- Imperialisme di Indonesia

8

- Masa Perjuangan Melawan Penjajah

10

3

6 (3,3)

- Sekitar Proklamasi 17 agustus 1945

8

- Perjuangan Mempertahankan Kemerfekaan

10

4

6

- Perkembangan Pemikiran dan Kecenderungan Dunia Pengaruh nya terhadap Bangsa Indonesia

18

Dari Pemetaan ini, maka analisis KI/KD Sejarah Indonesia, sbb :

KELAS: X

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu siswa mampu Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu, Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut yaitu siswa mampu:

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

4. mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

KOMPETENSI DASAR

KOMPETENSI DASAR

3.1 memahami konsep berpikir kronologis, diakronik, sinkronik, ruang, dan waktu dalam sejarah

4.1 menyajikan hasil penerapan konsep berpikir kronologis, diakronik, sinkronik, ruang, dan waktu dalam peristiwa sejarah dalam bentuk tulisan atau bentuk lain

3.2 memahami konsep perubahan dan keberlanjutan dalam sejarah

4.2 menyajikan hasil pemahaman akan konsep perubahan dan keberlanjutan dalam mengkaji peristiwa sejarah dalam bentuk lisan maupun tulisan

3.3 memahami hasil-hasil dan nilai-nilai budaya masyarakat praaksara Indonesia dan pengaruhnya dalam kehidupan lingkungan terdekat

4.3 menyajikan hasil-hasil dan nilai-nilai budaya masyarakat praaksara Indonesia dan pengaruhnya dalam kehidupan lingkungan terdekat dalam bentuk tulisan

3.4 menganalisis perkembangan kehidupan masyarakat, pemerintahan, dan budaya pada masa kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha di Indonesia serta menunjukkan contoh bukti-bukti yang masih berlaku pada kehidupan masyarakat Indonesia masa kini

4.4 menyajikan hasil penalaran dalam bentuk tulisan tentang nilai-nilai dan unsur budaya yang berkembang pada masa kerajaan Hindu dan Buddha yang masih berkelanjutan dalam kehidupan bangsa Indonesia pada masa kini

3.5 menganalisis perkembangan kehidupan masyarakat, pemerintahan, dan budaya pada masa kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia serta menunjukkan contoh bukti-bukti yang masih berlaku pada kehidupan masyarakat Indonesia masa kini

4.5 menyajikan hasil penalaran dalam bentuk tulisan tentang nilai-nilai dan unsur budaya yang berkembang pada masa kerajaan Islam dan masih berkelanjutan dalam kehidupan bangsa Indonesia pada masa kini

3.6 menganalisis proses masuk dan perkembangan penjajahan bangsa Eropa (Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris) ke Indonesia

4.6 mengolah informasi tentang proses masuk dan perkembangan penjajahan bangsa Eropa (Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris) ke Indonesia dan menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah

3.7 menganalisis strategi perlawanan bangsa Indonesia terhadap penjajahan bangsa Eropa (Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris) sampai dengan abad ke-20

4.7 mengolah informasi tentang strategi perlawanan bangsa indonesia terhadap penjajahan bangsa Eropa (Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris) sampai dengan abad ke-20 dan menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah

3.8 menganalisis dampak politik, budaya, sosial, ekonomi, dan pendidikan pada masa penjajahan bangsa Eropa (Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris) dalam kehidupan bangsa Indonesia masa kini

4.8 menalar dampak politik, budaya, sosial, ekonomi, dan pendidikan pada masa penjajahan bangsa Eropa (Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris) dalam kehidupan bangsa Indonesia masa kini dan menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah

3.9 menghargai nilai-nilai sumpah pemuda dan maknanya bagi kehidupan kebangsaan di Indonesia pada masa kini

4.9 menyajikan langkah-langkah dalam penerapan nilai-nilai sumpah pemuda dan maknanya bagi kehidupan kebangsaan di Indonesia pada masa kini dalam bentuk tulisan dan/atau media lain

3.10 menganalisis sifat pendudukan Jepang dan respon bangsa Indonesia

4.10 menalar sifat pendudukan Jepang dan respon bangsa Indonesia dan menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah

3.11 menganalisis peran tokoh-tokoh nasional dan daerah dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia

4.11 menulis ulasan tentang satu tokoh nasional dan tokoh dari daerahnya yang berjuang melawan penjajahan

3.12 menganalisis peristiwa proklamasi kemerdekaan dan maknanya bagi kehidupan sosial, budaya, ekonomi, politik, dan pendidikan bangsa Indonesia

4.12 menalar peristiwa proklamasi kemerdekaan dan maknanya bagi kehidupan sosial, budaya, ekonomi, politik, dan pendidikan bangsa Indonesia dan menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah

KELAS: XI

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu siswa mampu Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu, Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

4. mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

3.1 menganalisis peristiwa pembentukan pemerintahan pertama Republik Indonesia pada awal kemerdekaan dan maknanya bagi kehidupan kebangsaan Indonesia masa kini

4.1 menalar peristiwa pembentukan pemerintahan Republik Indonesia pada awal kemerdekaan dan maknanya bagi kehidupan kebangsaan Indonesia masa kini dan menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah

3.2 menganalisis peran dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dan Bung Hatta sebagai proklamator serta tokoh-tokoh lainnya sekitar proklamasi

4.2 menyajkan hasil analisis peran dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dan Bung Hatta serta tokoh-tokoh lainnya sekitar proklamasi

3.3 menganalisis strategi dan bentuk perjuangan bangsa Indonesia dalam upaya mempertahankan kemerdekaan dari ancaman Sekutu dan Belanda

4.3 mengolah informasi tentang strategi dan bentuk perjuangan bangsa Indonesia dalam upaya mempertahankan kemerdekaan dari ancaman Sekutu dan Belanda dan menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah

3.4 menganalisis upaya bangsa indonesia dalam menghadapi ancaman disintegrasi bangsa antara lain PKI Madiun 1948, DI/TII, APRA, Andi Aziz, RMS, PRRI, Permesta, G-30-S/PKI

4.4 merekonstruksi upaya bangsa indonesia dalam menghadapi ancaman disintegrasi bangsa antara lain PKI Madiun 1948, DI/TII, APRA, Andi Aziz, RMS, PRRI, Permesta, G-30-S/PKI dan menyajikannya dalam bentuk cerita sejarah

3.5 mengevaluasi peran dan nilai-nilai perjuangan tokoh nasional dan daerah dalam mempertahankan keutuhan negara dan bangsa Indonesia pada masa 1945–1965

4.5 menuliskan peran dan nilai-nilai perjuangan tokoh nasional dan daerah yang berjuang mempertahankan keutuhan negara dan bangsa Indonesia pada masa 1945–1965

3.6 menganalisis perkembangan kehidupan politik dan ekonomi Bangsa Indonesia pada masa awal kemerdekaan sampai masa Demokrasi Liberal

4.6 merekonstruksi perkembangan kehidupan politik dan ekonomi Bangsa Indonesia pada masa awal kemerdekaan sampai masa Demokrasi Liberal dan menyajikannya dalam bentuk laporan tertulis

3.7 menganalisis perkembangan kehidupan politik dan ekonomi Bangsa Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin

4.7 melakukan penelitian sederhana tentang kehidupan politik dan ekonomi Bangsa Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin dan menyajikannya dalam bentuk laporan tertulis

3.8 menganalisis perkembangan kehidupan politik dan ekonomi Bangsa Indonesia pada masa Orde Baru

4.8 melakukan penelitian sederhana tentang pekembangan kehidupan politik dan ekonomi Bangsa Indonesia pada masa Orde Baru dan menyajikannya dalam bentuk laporan tertulis

3.9 menganalisis perkembangan kehidupan politik dan ekonomi Bangsa Indonesia pada masa awal Reformasi

4.9 melakukan penelitian sederhana tentang pekembangan kehidupan politik dan ekonomi Bangsa Indonesia pada masa awal Reformasi dan menyajikannya dalam bentuk laporan tertulis

3.10 mengevaluasi peran pelajar, mahasiswa, dan pemuda dalam perubahan politik dan ketatanegaraan Indonesia

4.10 menulis resensi tentang sejarah peran pelajar, mahasiswa, dan pemuda dalam perubahan politik dan ketatanegaraan Indonesia

3.11 mengevaluasi peran bangsa indonesia dalam perdamaian dunia antara lain KAA, Misi Garuda, Deklarasi Djuanda, Gerakan Non Blok, ASEAN, OKI, dan Jakarta Informal Meeting

4.11 menyajikan hasil telaah tentang peran bangsa indonesia dalam perdamaian dunia antara lain KAA, Misi Garuda, Deklarasi Djuanda, Gerakan Non Blok, ASEAN, OKI, dan Jakarta Informal Meeting serta menyajikannya dalam bentuk laporan tertulis

3.12 mengevaluasi kehidupan Bangsa Indonesia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi pada era kemerdekaan (sejak proklamasi sampai dengan Reformasi)

4.12 membuat studi evaluasi tentang kehidupan Bangsa Indonesia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di era kemerdekaan (sejak proklamasi sampai dengan Reformasi) dalam bentuk tulisan dan/atau media lain

KETERANGAN PERUBAHAN :

NO

PERUBAHAN

ALASAN/ PERTIMBANGAN/ KETERANGAN

1.

Point 4.2. pada Kelas X KD Keterampilan,( dari sebelumnya menerapkan pemahaman menjadi menyajikan hasil pemahaman)

Kurang linier dengan KD Pengetahuannya (3.1) yang memahami, sementara kalau menerapkan levelnya lebih tinggi

2.

Point 3.3, 3.5, dan 3.7 dihilangkan

- Karena alokasi waktu ( hanya 4 smt )

- Kurang mendukung seara kuat untuk menuju Sasaran Utama

- Dapat dielaborasi sebagai pengantar KD berikutnya ( otomatis akan dapat dilalui dengan pencapaian KD berikutnya)

- Untuk menghindari terjebak pada penyampaian episode episode sejarah

BACA SELENGKAPNYA »

Jumat, 17 Juni 2016

SPEKTRUM SMK TERBARU

DRAFT SPEKTRUM SMK TERBARU
SPEKTRUM KEAHLIAN PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN
(HASIL PENATAAN per 4 MARET 2016)

NO.
BIDANG KEAHLIAN
PROGRAM KEAHLIAN
PAKET KEAHLIAN
NOMOR KODE
Program Pendidikan
3 Tahun
4 Tahun
1.
Teknologi dan Rekayasa
1.1 Teknologi Konstruksi dan Properti
1.1.1 Teknik Gambar Sipil Arsitektur
1.

V
1.1.2 Teknik Konstruksi Gedung
2.

V
1.1.3 Teknik Konstruksi Jalan Dan Jembatan
3.

V
1.1.4 Utilitas dan Perawatan Gedung
4.

V
1.1.5 Bisnis Konstruksi dan Properti
5.

V
1.2 Teknik Geomatika
1.2.1. Teknik Geomatika
6.
V

1.3 Teknik Furnitur
1.3.1. Teknik Furnitur
7.
V

1.4 Teknik Ketenagalistrikan
1.4.1. Teknik Jaringan Tenaga Listrik
8.
V

1.4.2. Teknik Pembangkit Tenaga Listrik
9.
V

1.4.3. Teknik Instalasi Tenaga Listrik
10.
V

1.4.4. Teknik Otomasi Industri
11.
V

1.4.5. Teknik Pendinginan dan Tata Udara
12.
V

1.5 Teknik Mesin
1.5.1. Teknik Pemesinan
13.
V

1.5.2. Teknik Las dan Fabrikasi Logam
14.
V

1.5.3. Teknik Pengecoran Logam
15.
V

1.5.4. Teknik Mekanik Industri
16.
V

1.5.5. Teknik Perancangan dan Gambar Mesin
17.
V

1.6 Teknologi Pesawat Udara
1.6.1. Airframe Power Plant
18.
V

1.6.2. Aircraft Machining
19.
V

1.6.3. Aircraft Sheet Metal Formi
20.
V

1.6.4. Airframe Mechanic
21.
V

1.6.5. Aircraft Electrical
22.
V

1.6.6. Aviation Electronics
23.
V

1.6.7. Electrical Avionics
24.
V

1.7 Teknik Grafika
1.7.1. Desain Grafika
25.
V

1.7.2. Produksi Grafika
26.
V

1.8 Teknik Instrumentasi Industri
1.8.1. Instrumentasi dan Kontrol Proses
27.

V
1.8.2. Teknik Instrumentasi Pengerjaan Logam
28.
V

1.9 Teknik Industri
1.9.1. Teknik Pengendalian Produksi
29.
V

1.9.2. Teknik Manajemen Pergudangan
30.
V

1.10 Teknologi Tekstil
1.10.1. Teknik Pemintalan Serat Buatan
31.
V

1.10.2. Teknik Pembuatan Benang
32.
V

1.10.3. Teknik Pembuatan Kain
33.

V
1.10.4. Teknik Penyempurnaan Tekstil
34.

V
1.11 Teknik Perminyakan
1.11.1. Teknik Produksi Minyak dan Gas
35.
V

1.11.2. Teknik Pemboran Minyak dan Gas
36.
V

1.11.3. Teknik Pengolahan Minyak, Gas dan Petrokimia
37.
V

1.12 Geologi Pertambangan
1.12.1. Geologi Pertambangan
38.

V
1.13 Analisis Kimia
1.13.1. Analisis Kimia
39.

V
1.14 Kimia Industri
1.14.1. Kimia Industri
40.
V

1.15 Teknik Otomotif
1.15.1. Teknik Kendaraan Ringan
41.
V

1.15.2. Teknik Sepeda Motor
42.
V

1.15.3. Teknik Alat Berat
43.
V

1.15.4. Teknik Bodi Otomotif
44.
V

1.15.5. Teknik Ototronik
45.
V

1.16 Teknik Perkapalan
1.16.1. Teknik Konstruksi Kapal Baja
46.
V

1.16.2. Teknik Konstruksi Kapal Kayu
47.
V

1.16.3. Teknik Konstruksi Kapal Fiberglass
48.
V

1.16.4. Teknik Instalasi Pemesinan Kapal
49.
V

1.16.5. Teknik Pengelasan Kapal
50.
V

1.16.6. Teknik Kelistrikan Kapal
51.
V

1.16.7. Teknik Gambar Rancang Bangun Kapal
52.
V

1.16.8. Interior Kapal
53.
V

1.17 Teknik Elektronika
1.17.1. Teknik Elektronika Audio Video
54.
V

1.17.2. Teknik Elektronika Industri
55.
V

1.17.3. Teknik Elektronika Komunikasi
56.

V
1.17.4. Teknik Mekatronika
57.
V

1.18 Teknik Energi Terbarukan
1.18.1. Teknik Pembangkitan Energi Surya dan Angin
58.
V



1.18.2. Teknik Pembangkitan Energi Hidro
59.
V

1.18.3. Teknik Pembangkitan Bioenergi
60.
V

2.
Teknologi Informasi dan Komunikasi
2.1 Teknik Komputer dan Informatika
2.1.1 Rekayasa Perangkat Lunak
61.
V

2.1.2 Teknik Komputer dan Jaringan
62.
V

2.1.3 Multimedia
63.
V

2.2 Teknik Telekomunikasi
2.2.1 Teknik Transmisi Telekomunikasi
64.
V

2.2.2 Teknik Jaringan Akses
65.
V

3.
Kesehatan
3.1 Keperawatan
3.1.1 Asisten Keperawatan
66.
V

3.2 Kesehatan Gigi
3.2.1 Dental Asisten
67.
V

3.3 Teknologi Laboratorium Medik
3.3.1 Teknologi Laboratorium Medik
68.
V

3.4 Farmasi
3.4.1 Farmasi Klinis dan Komunitas
69.
V

3.4.2 Farmasi Industri
70.
V

3.4.3 Caregiver
71.

V
4.
Pekerjaan Sosial
4.1. Pekerjaan Sosial
4.1.1. Pekerjaan Sosial
72.
V

5.
Agribisnis dan Agroteknologi
5.1. Agribisnis Tanaman
5.1.1. Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
73.
V

5.1.2. Agribisnis Tanaman Perkebunan
74.
V

5.1.3. Agribisnis Perbenihan dan Kultur Jaringan Tanaman
75.
V

5.1.4. Arsitektur Pertamanan
76.
V

5.1.5. Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan
77.

V
5.1.6. Teknik Produksi Benih dan Kultur Jaringan
78.

V
5.2. Agribisnis Ternak
5.2.1. Agribisnis Ternak Ruminansia
79.
V

5.2.2. Agribisnis Ternak Unggas
80.
V

5.3. Kesehatan Hewan
5.3.1. Kesehatan Hewan
81.

V
5.4. Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian dan Perikanan
5.4.1. Pengawasan Mutu Hasil Pertanian dan Perikanan
82.

V
5.4.2. Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan
83.
V

5.5. Mekanisasi Pertanian
5.5.1. Mekanisasi Pertanian
84.
V

5.6. Kehutanan
5.6.1. Teknik Inventarisasi dan Pemetaan Hutan
85.
V

5.6.2. Teknik Konservasi Sumber Daya Hutan
86.
V

5.6.3. Teknik Rehabilitasi dan Reklamasi Hutan
87.
V

5.6.4. Teknik Produksi Hasil Hutan
88.
V

5.7. Agribisnis Perikanan
5.7.1. Budidaya Perikanan Air Tawar
89.
V

5.7.2. Budidaya Perikanan Air Payau dan Laut
90.
V

5.7.3. Budidaya Ikan Hias
91.
V

5.7.4. Agribisnis Rumput Laut
92.
V

6.
Kemaritiman
6.1. Pelayaran
6.1.1. Nautika Kapal Penangkap Ikan
93.
V

6.1.2. Teknika Kapal Penangkap Ikan
94.
V

6.1.3. Nautika Kapal Niaga
95.
V

6.1.4. Teknika Kapal Niaga
96.
V

7.
Bisnis dan Manajemen
7.1. Administrasi
7.1.1. Administrasi Perkantoran
97.
V

7.2. Akuntansi
7.2.1. Akuntansi
98.
V

7.3. Keuangan
7.3.1. Perbankan
99.
V

7.3.2. Perbankan Syariah
100.
V

7.4. Tata Niaga
7.4.1. Pemasaran
101.
V

8.
Pariwisata
8.1. Perhotelan
8.1.1. Akomodasi Perhotelan
102.
V

8.2. Usaha Jasa Pariwisata
8.2.1. Usaha Perjalanan Wisata
103.
V

8.3. Tata Boga
8.3.1. Jasa Boga
104.
V

8.3.2. Patiseri
105.
V

8.4. Tata Kecantikan
8.4.1. Tata Kecantikan Rambut
106.
V

8.4.2. Tata Kecantikan Kulit
107.
V

8.4.3. Beauty Theraphy
108.

V
8.5. Tata Busana
8.5.1. Tata Busana
109.
V

8.5.2. Desain Fashion
110.

V
9.
Seni Rupa
9.1. Seni Rupa
9.1.1. Seni Lukis
111.
V

9.1.2. Seni Patung
112.
V

9.1.3. Desain Komunikasi Visual
113.
V

9.1.4. Desain Interior
114.
V

9.1.5. Animasi
115.
V

9.2. Desain dan Produksi Kriya
9.2.1. Desain dan Produksi Kriya Tekstil
116.
V

9.2.2. Desain dan Produksi Kriya Kulit
117.
V

9.2.3. Desain dan Produksi Kriya Keramik
118.
V

9.2.4. Desain dan Produksi Kriya Logam
119.
V

9.2.5. Desain dan Produksi Kriya Kayu
120.
V

9.3. Seni Musik
9.3.1. Seni Musik Klasik
121.
V

9.3.2. Seni Musik Populer
122.
V

9.4. Seni Tari
9.4.1. Seni Tari
123.
V

9.4.2. Penataan Tari
124.

V
9.5. Seni Karawitan
9.5.1. Seni Karawitan
125.
V

9.5.2. Penataan Karawitan
126.

V
9.6. Seni Pedalangan
9.6.1. Seni Pedalangan
127.
V

9.7. Seni Teater
9.7.1. Pemeranan
128.
V

9.7.2. Tata Artistik
129.
V

9.8. Seni Audio Visual
9.8.1. Produksi Film dan Program Televisi
130.

V
9.8.2. Produksi dan Siaran Program Radio
131.
V

BACA SELENGKAPNYA »

Artikel Favorit