Tampilkan postingan dengan label rpp 2013 sma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rpp 2013 sma. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Juli 2014

Merencanakan Proses Pembelajaran Dalam RPP Kurikulum 2013

Merencanakan Proses Pembelajaran Dalam RPP Kurikulum 2013, Diketahui bahwa kurikulum 2013 mengembangkan dua modus proses pembelajaran yaitu proses pembelajaran langsung dan proses pembelajaran tidak langsung. Proses pembelajaran langsung adalah proses pendidikan di mana peserta didik mengembangkan pengetahuan, kemampuan berpikir dan keterampilan psikomotorik melalui interaksi langsung dengan sumber belajar yang dirancang dalam silabus dan RPP berupa kegiatan-kegiatan pembelajaran. Dalam pembelajaran langsung tersebut peserta didik melakukan kegiatan belajar mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi atau menganalisis, dan mengkomunikasikan apa yang sudah ditemukannya dalam kegiatan analisis. Proses pembelajaran langsung menghasilkan pengetahuan dan keterampilan langsung atau yang disebut dengan instructional effect. image

Pembelajaran tidak langsung adalah proses pendidikan yang terjadi selama proses pembelajaran langsung tetapi tidak dirancang dalam kegiatan khusus. Pembelajaran tidak langsung berkenaan dengan pengembangan nilai dan sikap. Berbeda dengan pengetahuan tentang nilai dan sikap yang dilakukan dalam proses pembelajaran langsung oleh mata pelajaran tertentu, pengembangan sikap sebagai proses pengembangan moral dan perilaku dilakukan oleh seluruh mata pelajaran dan dalam setiap kegiatan yang terjadi di kelas, sekolah, dan masyarakat. Oleh karena itu, dalam proses pembelajaran Kurikulum 2013, semua kegiatan yang terjadi selama belajar di sekolah dan di luar dalam kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler terjadi proses pembelajaran untuk mengembangkan moral dan perilaku yang terkait dengan sikap.

Baik pembelajaran langsung maupun pembelajaran tidak langsung terjadi secara terintegrasi dan tidak terpisah. Pembelajaran langsung berkenaan dengan pembelajaran yang menyangkut KD yang dikembangkan dari KI-3 dan KI-4. Keduanya, dikembangkan secara bersamaan dalam suatu proses pembelajaran dan menjadi wahana untuk mengembangkan KD pada KI-1 dan KI-2. Pembelajaran tidak langsung berkenaan dengan pembelajaran yang menyangkut KD yang dikembangkan dari KI-1 dan KI-2.

Proses pembelajaran terdiri atas lima pengalaman belajar pokok yaitu:a. mengamati; b. menanya;c. mengumpulkan informasi;d. mengasosiasi; dane. mengkomunikasikan. Kelima pengalaman belajar ini harus tercipta pada saat kegiatan pembelajaran.

Dalam standar proses pelaksanaan pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

1) Kegiatan Pendahuluan

Dalam kegiatan pendahuluan, guru:

a) menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;

b) mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang materi yang sudah dipelajari dan terkait dengan materi yang akan dipelajari;

c) mengantarkan peserta didik kepada suatu permasalahan atau tugas yang akan dilakukan untuk mempelajari suatu materi dan menjelaskan tujuan pembelajaran atau KD yang akan dicapai; dan

d) menyampaikan garis besar cakupan materi dan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan atau tugas.

2) Kegiatan Inti

Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai tujuan, yang dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk secara aktif menjadi pencari informasi, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

Kegiatan inti menggunakan metode yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan matapelajaran, yang meliputi proses observasi, menanya, mengumpulkan informasi, asosiasi, dan komunikasi. Untuk pembelajaran yang berkenaan dengan KD yang bersifat prosedur untuk melakukan sesuatu, guru memfasilitasi agar peserta didik dapat melakukan pengamatan terhadap pemodelan/demonstrasi oleh guru atau ahli, peserta didik menirukan, selanjutnya guru melakukan pengecekan dan pemberian umpan balik, dan latihan lanjutan kepada peserta didik. Dalam setiap kegiatan guru harus memperhatikan kompetensi yang terkait dengan sikap seperti jujur, teliti, kerja sama, toleransi, disiplin, taat aturan, menghargai pendapat orang lain yang tercantum dalam silabus dan RPP. Cara pengumpulan data sedapat mungkin relevan dengan jenis data yang dieksplorasi, misalnya di laboratorium, studio, lapangan, perpustakaan, museum, dan sebagainya. Sebelum menggunakannya peserta didik harus tahu dan terlatih dilanjutkan dengan menerapkannya.

a) Mengamati

Dalam kegiatan mengamati, guru membuka secara luas dan bervariasi kesempatan peserta didik untuk melakukan pengamatan melalui kegiatan: melihat, menyimak, mendengar, dan membaca. Guru memfasilitasi peserta didik untuk melakukan pengamatan, melatih mereka untuk memperhatikan (melihat, membaca, mendengar) hal yang penting dari suatu benda atau objek.

b) Menanya

Dalam kegiatan mengamati, guru membuka kesempatan secara luas kepada peserta didik untuk bertanya mengenai apa yang sudah dilihat, disimak, dibaca atau dilihat. Guru perlu membimbing peserta didik untuk dapat mengajukan pertanyaan: pertanyaan tentang hasil pengamatan objek yang konkrit sampai kepada yang abstra berkenaan dengan fakta, konsep, prosedur, atau pun hal lain yang lebih abstrak. Pertanyaan yang bersifat faktual sampai kepada pertanyaan yang bersifat hipotetik.

Dari situasi di mana peserta didik dilatih menggunakan pertanyaan dari guru, masih memerlukan bantuan guru untuk mengajukan pertanyaan sampai ke tingkat di mana peserta didik mampu mengajukan pertanyaan secara mandiri.

Dari kegiatan kedua dihasilkan sejumlah pertanyaan. Melalui kegiatan bertanya dikembangkan rasa ingin tahu peserta didik. Semakin terlatih dalam bertanya maka rasa ingin tahu semakin dapat dikembangkan.

Pertanyaan terebut menjadi dasar untuk mencari informasi yang lebih lanjut dan beragam dari sumber yang ditentukan guru sampai yang ditentukan peserta didik, dari sumber yang tunggal sampai sumber yang beragam.

c) Mengumpulkan dan mengasosiasikan

Tindak lanjut dari bertanya adalah menggali dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber melalui berbagai cara. Untuk itu peserta didik dapat membaca buku yang lebih banyak, memperhatikan fenomena atau objek yang lebih teliti, atau bahkan melakukan eksperimen. Dari kegiatan tersebut terkumpul sejumlah informasi.

Informasi tersebut menjadi dasar bagi kegiatan berikutnya yaitu memeroses informasi untuk menemukan keterkaitan satu informasi dengan informasi lainnya, menemukan pola dari keterkaitan informasi dan bahkan mengambil berbagai kesimpulan dari pola yang ditemukan.

d)Mengkomunikasikan hasil

Kegiatan berikutnya adalah menuliskan atau menceritakan apa yang ditemukan dalam kegiatan mencari informasi, mengasosiasikan dan menemukan pola. Hasil tersebut disampikan di kelas dan dinilai oleh guru sebagai hasil belajar peserta didik atau kelompok peserta didik tersebut.

3) Kegiatan Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran, melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram, memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran, merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik, dan menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

Perlu diingat, bahwa KD-KD diorganisasikan ke dalam empat KI. KI-1 berkaitan dengan sikap diri terhadap Tuhan Yang Maha Esa. KI-2 berkaitan dengan karakter diri dan sikap sosial. KI-3 berisi KD tentang pengetahuan terhadap materi ajar, sedangkan KI-4 berisi KD tentang penyajian pengetahuan. KI-1, KI-2, dan KI-4 harus dikembangkan dan ditumbuhkan melalui proses pembelajaran setiap materi pokok yang tercantum dalam KI-3, untuk semua matapelajaran. KI-1 dan KI-2 tidak diajarkan langsung, tetapi indirect teaching pada setiap kegiatan pembelajaran.

BACA SELENGKAPNYA »

Selasa, 29 Juli 2014

Lembar Kerja (LK) RPP Kurikulum 2013

Lembar Kerja (LK) RPP Kurikulum 2013, Isilah lembar kerja ini sesuai permasalahan yang dihadapi guru dalam menyusun RPP!

No.

Identifikasi Permasalahan dihadapi guru dalam penyusunan RPP dan Solusi pemecahannya

1

Berdasarkan pengalaman Saudara, secara umum apa saja permasalahan dihadapi guru terkait dengan penyusunan RPP

a.Masalah

…………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………….

b.Solusi

…………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………….

2.

Berdasarkan pengalaman Saudara, bagaimana pola pikir guru terkait dengan:

a. Tingkat urgensinya RPP disusun oleh guru?

1) Tingkat urgensi:…………………………………………………..

……………………………………………………………………

2) Faktor Penyebabnya:……………………………………………..

…………………………………………………………………...

3) Menurut Saudara alternatif solusinya:

………………………………………………………………………..

………………………………………………………………………..

b. Pemahaman guru terhadap prinsip pengembangan RPP?

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

Menurut Saudara alternatif solusinya:

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

c. Pemahaman guru terhadap sistematika RPP?

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

Menurut Saudara alternatif solusinya:

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

……………………………………………………………………..

   

Lembar Kerja (LK) RPP Kurikulum 2013

BACA SELENGKAPNYA »

Senin, 28 Juli 2014

Komponen Sistematika RPP Kurikulum 2013

Komponen dan Sistematika RPP Kurikulum 2013, Dalam Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013 dinyatakan bahwa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) paling sedikit memuat: (i) tujuan pembelajaran, (ii) materi pembelajaran, (iii) metode pembelajaran, (i v) sumber belajar, dan (v) penilaian. image Adapun komponen-komponen RPP adalah sebagai berikut:

Identitas meliputi: Nama Sekolah, Mata Pelajaran, Kelas/Semester, Materi Pokok, Alokasi Waktu

A. Kompetensi Inti (KI)

B. Kompetensi Dasar dan Indikator

1. …………………..(KD pada KI-1)

2. …………………..(KD pada KI-2)

3. …………………..(KD pada KI-3)

Indikator: ……………………………………..

4. …………………..(KD pada KI-4)

Indikator: ………………………………………

C. Tujuan Pembelajaran

D. Materi Pembelajaran (rincian dari Materi Pokok)

E. Metode Pembelajaran (Rincian dari Kegiatan Pembelajaran)

F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran

1. Media

2. Alat/Bahan

3. Sumber Belajar

G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran (Jika dalam 1 RPP terdiri dari beberapa pertemuan)

1. Pertemuan Kesatu:

a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (…menit)

1)………………………………………………………………………….

2)………………………………………………………………………….

3)………………………………………………………………………….

4)………………………………………………………………………….

b. Kegiatan Inti (...menit)

Sesuaikan sintaks dengan model / pendekatan/metode yang dipilih

1). Mengamati

2). Menanya

3). Mengumpulkan dan Mengasosiasikan

4). Mengkomunikasikan hasil

c. Penutup (…menit)

1)………………………………………………………………………..

2). ……………………………………………………………………….

3). ……………………………………………………………………….

4). ………………………………………………………………………

2. Pertemuan Kedua:

a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (…menit)

1)………………………………………………………………………….

2)………………………………………………………………………….

3)………………………………………………………………………….

4)………………………………………………………………………….

b. Kegiatan Inti (...menit)

Sesuaikan sintaks dengan model / pendekatan/metode yang dipilih

1). Mengamati

2). Menanya

3). Mengumpulkan dan Mengasosiasikan

4). Mengkomunikasikan hasil

c. Penutup (…menit)

1)………………………………………………………………………..

2). ……………………………………………………………………….

3). ……………………………………………………………………….

4). ………………………………………………………………………

H. Penilaian

1. Jenis/teknik penilaian

(Unjuk Kerja / Kinerja melakukan Praktikum / Sikap / Proyek / Portofolio / Produk / penilaian diri / tes tertulis)

1. Bentuk instrumen dan instrumen

Isi sesuai (Daftar chek/skala penilaian/Lembar penilaian kinerja/Lembar penilaian sikap/Lembar Observasi/Pertanyaan langsung/Laporan Pribadi/Kuisioner/Memilih jawaban/ Mensuplai jawaban/Lembar penilaian portofolio

3. Pedoman penskoran

Komponen dan Sistematika RPP Kurikulum 2013

BACA SELENGKAPNYA »

Senin, 30 Juni 2014

RPP SMA KURIKULUM 2013 CONTOH

CONTOH RPP SMA KURIKULUM 2013

image RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

 

Satuan Pendidikan          : SMA

Kelas/Semester               : X/1/Wajib

Mata Pelajaran                : Bahasa Indonesia

Topik                               : Komunikasi dalam Kehidupan

Alokasi Waktu                 : 3JP @ 45 menit

 

A.       Kompetensi Inti

1.       Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

2.       Menghayati dan mengamalkan prilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

3.       Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kemanusiaan, kebangsaan, kenegaran, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan mintanya untuk memecahkan masalah.

4.       Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B.       Kompetensi Dasar

1.1

Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia dan menggunakannnya sesuai dengan kaidah dan konteks untuk mempersatukan bangsa

2.1

Menunjukkan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk membuat anekdot mengenai permasalahan sosial, lingkungan, dan kebijakan publik

3.1

Memahami struktur dan kaidah teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi baik melalui lisan maupun tulisan

4.1

Menginterpretasi makna teks anekdot, eksposisi, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, dan negosiasi baik secara lisan maupun tulisan

 

Indikator Pencapaian Kompetensi

·       Menjelaskan struktur teks anekdotdan kaidah anekdot.

·       Menceritakan kembali teks anekdot yang dibaca

·       Melakukan role play  berdasarkan teks anekdot

C.       Tujuan Pembelajaran

·         Selama dan setelah proses pembelajaran, siswa dapat mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia dan menggunakannnya sesuai dengan kaidah dan konteks untuk mempersatukan bangsa.

·         Selama dan setelah proses pembelajaran, siswa memiliki danmenunjukkan sikap tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk membuat anekdot mengenai permasalahan sosial, lingkungan, dan kebijakan publik.

·         Setelah membaca contoh teks anekdot dan mendiskusikannya, siswa dapat memahami struktur dan kaidah teks anekdot, baik melalui lisan maupun tulisan.

·         Setelah berdiskusi dan berlatih, siswa dapat memproduksi teks anekdot dengan karakteristik teks yang akan dibuat baik secara lisan mupun tulisan.

 

 

D.       Materi Pembelajaran

Teks Anekdot, stuktur dan kaidah teks anekdot

 

E.       Metode Pembelajaran

Metode diskusi kelompok,tanya jawab dan Penugasan

F.       Media,alat dan sumber pembelajaran

·              Buku Guru dan Siswa, lembar kerja,contoh teks anekdot

G.       Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan Pertama

a.     Kegiatan Pendahuluan

1)     Siswa merespon  salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya

2)     Siswa menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.

3)     Siswa menerima informasi kompetensi, meteri, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan

b.    Kegiatan Inti

1)   iswa memprediksi isi teks secara berpasangan/berkelompok dari judul yang ditulis guru di papan tulis

2)   Guru membagikan teks anekdot dan meminta siswa membaca teks (MENGAMATI)

3)   Guru meminta siswa membuka buku siswa mengenai teks anekdot

4)   Guru membagi lembar kerja yang berisi pertanyaan-pertanyaan berupa struktur teks,kaidah kebahasaan dan isi teks (gambaran umum /terperinci teks, siapa/apa/dimana/mengapa/bagaimana tentang teks yang dibaca )

5)   siswa mengerjakan lembar kerja secara berkelompok dengan merujuk pada informasi buku siswa dan menanyakan hal yang belum dipahami (MENANYA)

6)   Guru memonitor kerja kelompok dan menjawab pertanyaan-pertanyaan siswa sepanjang kerja kelompok (MENANYA)

7)   Guru meminta satu siswa sebagai ‘wakil’ kelompok untuk melaporkan hasil diskusi dari lembar kerja kepada kelompok lain.

8)   Wakil kelompok akan melaporkan hasil kerja kelompoknya  pada 1 kelompok saja. Wakil menemukan perbedaan dan persamaan  jawaban di lembar kerja dengan kelompok tersebut. Wakil kelompok kemudian melaporkan tugasnya pada kelompoknya semula (MENGASOSIASI)

9)   Siswa melaporkan hasil kerja dalam diskusi kelas dengan bimbingan guru (MENGKOMUNIKASIKAN)

c.     Kegiatan Penutup

1)   Meminta siswa menyimpulkan apa yang telah dipelajari hari itu (apakah sesuai dengan tujuan pembelajaran) secara tertulis maupun lisan.

2)   Mengecek pemahaman siswa atas pencapaian kompetensi secara tertulis

3)   Menugaskan siswa mencari dan membaca  teks anekdot lain di rumah

 

Pertemuan Kedua

a.   Kegiatan Pendahuluan

Siswa menrespon  salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya

Siswa menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.

Siswa menerima informasi kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan

b.   Kegiatan Inti

1)   Meminta siswa menyiapkan teks anekdot yang telah dibawa dan dibaca siswa

2)   Meminta siswa mengerjakan lembar kerja yang berisi struktur teks dan kaidah teks anekdot dalam kelompok 3-4 orang (MENGAMATI)

3)   Mendiskusikan secara kelompok tugas yang ada di lembar kerja.Secara mandiri mengisi lembar kerja berdasarkan teks anekdot yang dibacanya (MENGAMATI)

4)   Menanyakan hal-hal yang belum dipahami baik dari teks maupun tugas dari lembar kerja (MENANYA)

5)   Guru mengingatkan siswa mengenai struktur teks dan kaidah kebahasaan teks anekdot

6)   Meminta siswa dalam kelompok membandingkan hasil kerja mandiri masing-masing anggota

7)   Wakil siswa melaporkan hasil diskusi kelompok kepada kelas

8)   Guru meminta siswa menceritakan kembali isi  teks anekdot yang dibaca secara lisan dan berpasangan. Guru meminta siswa melakukan penilaian sebaya dengan kriteria/rubrik yang telah disiapkan guru (ketepatan struktur dan kaidah teks anekdot dll). 

9)   Secara berpasangan, siswa menceritakan kembali isi teks anekdot yang dibaca. 

10)  Siswa mengumpulkan hasil penilaian sebaya

11)  Guru meminta siswa menceritakan kembali teks anekdot yang didengar dari pasangannya secara tulis.

c.   Kegiatan Penutup

1)      Siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran

2)      Siswa melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan

3)      Siswa menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran

 

Pertemuan Ketiga

a.   Kegiatan Pendahuluan

1)      Siswa menrespon  salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya

2)      Siswa menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.

3)      Siswa menerima informasi kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan

b.   Kegiatan Inti

1) Guru menyediakan beberapa teks anekdot (sejumlah kelompok) sesuai topik

2) Siswa secara berkelompok membaca teks anekdot yang dibagikan guru

3) Guru meminta siswa dalam kelompok menganalisis teks anekdot (struktur dan kaidah kebahasaan teks)

4) Siswa melaporkan hasil diskusi

5) Guru meminta siswa membuka dan membaca buku siswa. Guru meminta siswa dalam kelompok mengubah teks anekdot ke dalam dialog dan melakukan ‘role play

6)  Sebelum melakukan role play, guru dan siswa mendiskusikan beberapa kriteria untuk melakukan penilaian (contoh kesesuaian dengan struktur teks, kaidah teks, pilihan kata,pengucapan dll)

7) Siswa dalam kelompok mengubah teks anekdot ke dalam dialog

8) Siswa melakukan penilaian sebaya (peer assessment) saat bermain peran berdasarkan teks anekdot  berdasarkan kriteria yang telah dikomunikasikan guru dan disepakati dengan siswa 

c.  Kegiatan Penutup

4)      Siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran

5)      Siswa melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan dan menuliskan kesulitan-kesulitan dalam pencapaian kompetensi dasar

6)      Siswa menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran

 

H.      Penilaian

1.       Penilaian proses

No

Aspek yang dinilai

Teknik Penilaian

Waktu Penilaian

Instrumen Penilaian

Keterangan

1.

Religius

Pengamatan

Proses

 

Lembar Pengamatan

Hasil penilaian nomor 1 dan 2 untuk masukan pembinaan dan informasi bagi Guru Agama dan Guru PKn

2.

Tanggung jawab

3.

Peduli

4.

Responsif

5.

Santun

 

2.       Penilaian Hasil

Indikator Pencapaian Kompetensi

Teknik Penilaian

Bentuk Penilaian

Instrumen

Mengetahui struktur teks anekdot

Tes tertulis

Isian

1.  Jelaskan struktur teks anekdot!

Mengetahui kaidah teks anekdot

Tes tertulis

Isian

2.     Sebutkan kaidah teks anekdot!

Memproduksi teks anekdot secara tulisan

Unjuk kerja

Keterampilan tertulis

2.      Pilihlah salah satu tema berikut ini (permasalahan sosial, lingkungan, dan kebijakan publik). Kemudian, tulislah teks anekdot berdasarkan tema yang Anda pilih!

Memproduksi teks anekdot secara lisan

Unjuk kerja

Keterampilan tertulis

3.      Sampaikanlah anekdot yang telah Anda tulis secara lisan dengan mengunakan bahasa Indonesia sesuai kaidah dan konteks!

 

Kunci Jawaban

1.        Struktur teks anekdot

a.    abstract,  berupa isyarat akan apa yang diceritakan berupa kejadian yangtidak lumrah, tidak  biasa, aneh, atau berupa rangkuman atas apa yang akan diceritakan ataudipaparkan teks;sifatnya opsional.-

b.    orientation, pendahuluan atau pembuka berupa pengelanalan tokoh, waktu,dan tempat.

c.    events, rangkaian kejadian/peristiwa.

d.   krisis, pemunculan masalah.

e.    reaction, tindakan atau langkah yang diambil untuk merespon masalah.

f.     coda, perubahan yang terjadi pada tokoh dan pelajaran yang dapat dipetik dari cerita; sifatnya opsional.

g.    reorientation, penutup—ungkapan-ungkapan yang menunjukkan ceritasudah berakhir.

 

2.        Kaidah teks anekdot

a.    Menggunakan waktu lampau, seperti: saya menemukannya semalam.

b.    Menggunakan pertanyaan retorika, seperti: Apakah kamu tahu?

c.    Menggunakan kata sambung (konjungsi) waktu, seperti: kemudian, setelah itu, dll.

d.   Menggunakan kata kerja, seperti: pergi, tulis, dll.

e.    Menggunakan kalimat perintah

f.     Menggunakan kalimat seru

Pedoman Penskoran

1.      Soal nomor 1

Aspek

Skor

Siswa menjawab benar semua

6

Siswa menjawab benar  6

5

Siswa menjawab benar  5

4

Siswa menjawab benar  4

3

Siswa menjawab benar  3

2

Siswa menjawab benar  2

1

SKOR MAKSIMAL

6

 

 

2.      Soal nomor 2

Aspek

Skor

Siswa menjawab benar semua

5

Siswa menjawab benar  5

4

Siswa menjawab benar  4

3

Siswa menjawab benar  3

2

Siswa menjawab benar  2

1

SKOR MAKSIMAL

5

 

3.      Soal nomor 3

No.

Kunci/Kriteria jawaban/Aspek yang dinilai

Tingkat

Skor

11.

Isi

·      Amat memahami; amat luas dan lengkap; amat terjabar; amat sesuai dengan kutipan.

·      Memahami;  luas dan lengkap; terjabar; sesuai dengan kutipan, meskipun kurang terinci.

·      Memahami secara terbatas; kurang lengkap; kurang terjabar; kurang terinci.

·      Tidak memahami isi; tidak mengena.

 

Amat baik

 

Baik

 

Sedang

 

Kurang

 

27 – 30

 

22 – 26

 

17 – 21

 

13 – 16

2.

Organisasi

·      Amat teratur dan rapi; amat jelas; kaya akan gagasan; urutan amat logis; kohesi amat tinggi.

·      Teratur dan rapi;  jelas; banyak  gagasan; urutan  logis; kohesi  tinggi.

·      Kurang teratur dan rapi;  kurang jelas; kurang  gagasan; urutan kurang logis; kohesi kurang tinggi.

·      Tidak teratur;  tidak  jelas; miskin  gagasan; urutan tidak logis; tidak ada kohesi.

 

Amat baik

 

Baik

 

Sedang

 

Kurang

 

18 –20

 

14 – 17

 

10 – 13

 

7 - 9

3.

Kosakata dan Diksi

·      Amat luas; penggunaan amat efektif; amat menguasai pembentukan kata; pemilihan kata amat tepat.

·      Luas; penggunaan efektif; menguasai pembentukan kata; pemilihan kata yang tepat.

·      Terbatas; kurang efektif; kurang menguasai pembentukan kata; pemilihan kata kurang tepat.

·      Seperti terjemahan; tidak memahami pembentukan kata; tidak menguasai kata-kata.

 

Amat baik

Baik

Sedang

 

Kurang

 

18 –20

14 – 17

10 – 13

 

7 – 9

4.

Bahasa (Tata Bahasa dan Struktur)

·       Amat menguasai tata bahasa; amat sedikit kesalahan penggunaan dan penyusunan kalimat dan kata-kata.

·       Penggunaan dan penyusunan kalimat sederhana; sedikit kesalahan tata bahasa tanpa mengaburkan makna.

·       Kesulitan dalam penggunaan dan penyusunan kalimat sederhana; kesalahan tata bahasa yang mengaburkan makna.

·       Tidak menguasai penggunaan dan penyusunan kalimat ; tidak komunikatif.

Amat baik

 

Baik

Sedang

Kurang

22 – 25

 

18 – 21

11 – 17

5 – 10

5.

Penulisan (Ejaan dan Tanda Baca)

·       Amat  menguasai kaidah penulisan kata dan ejaan.

·       Menguasai kaidah penulisan kata dan ejaan, dengan sedikit kesalahan.

·       Kurang menguasai kaidah penulisan kata dan ejaan, dengan banyak kesalahan.

·       Tidak menguasai kaidah penulisan kata dan ejaan, tulisan sulit dibaca.

 

Amat baik

Baik

Sedang

Kurang

 

 

5

4

 

3

2

6.

Kerapian

·       Terbaca, bersih dan rapi.

·       Terbaca,  bersih, tapi tidak  rapi.

·       Terbaca, tidak bersih dan tidak rapi.

·       Tidak terbaca, tidak bersih, dan tidak rapi.

Amat baik

Baik

Sedang

kurang

5

4

3

2

 

4.      Soal nomor 4

HAL-HAL YANG DIAMATI

 

Kesesuaian

5… Sesuai dengan kaidah dan struktur

3… Sebagian sesuai dengan kaidah dan struktur

1… Tidak sesuai dengan kaidah dan struktur

Kelengkapan (ada bagian awal-tengah-akhir)

5… ada bagian awal-tengah- akhir

3 … Ada bagian awal-tengah atau tengah-akhir

Kelogisan

5……alasan mendukung pernyataan

3……alasan kurang mendukung pernyataan

1……alasan tidak mendukung pernyataan

Kelancaran dan Keruntutan

5… Tidak tersendat-sendat sehingga  mudah diikuti

3… Beberapa kali tersendat-sendat/ berhenti untuk berpikir

1… Selalu berhenti untuk mengingat-ingat

Penggunaan Bahasa

5… Bahasa komunikatif dan sederhana, tidak menghafal

3… Struktur kalimat terlalu panjang sehingga sukar dipahami

1… Kalimat rumit dan tidak logis

Pelafalan dan Intonasi

5… Pelafalan jelas dan tepat, intonasi bervariasi

3… Pelafalan jelas dan tepat tetapi intonasi monoton

1… Pelafalan tidak jelas dan tepat, intonasi monoton

Penampilan

3… Gerakan tubuh bermakna dan mendukung isi

2… Beberapa gerakan kurang sesuai dengan isi

1… Banyak gerakan yang tidak wajar dan tidak sesuai dengan isi  

Artikel

 

I.         Sumber Belajar

·              Waluyo, Herman J. 2001. Apresiasi Puisi dan Pengajarannya. Jakarta: Gramedia

·              Contoh teks puisi

·              Panduan Lengkap Menulis Kreatif, penulis Didik Komaidi

 

--------------------------, ---------------------

 

Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

BACA SELENGKAPNYA »

Artikel Favorit